Transformasi Spiritual pada Individu yang mengalami Near Death Experience: Sebuah Tinjauan Literatur
Noel Jedidiah Bernhard Maliangkay, I Gusti Ayu Diah Fridari
Buletin Psikologi June 25, 2026 DOI: 10.22146/buletinpsikologi.109107 via OpenAlex
Summary
AI-generated from the abstractNear-death experiences (NDEs) involve transcendental psychological phenomena at the brink of death. Most research has focused on neurobiological aspects, overlooking subjective existential changes afterward. In Indonesian culture, the concept of 'mati suri' parallels NDEs. This literature review of 12 articles finds that post-NDE spiritual transformation includes shifts in views on life and death, changes in life priorities, alterations in social life, and heightened spiritual sensitivity and intuition. The review confirms that NDEs are not merely biological but also existential spiritual transformations.
Study at a glance
| Characteristics | Systematic review Peer reviewed |
|---|---|
| Keywords | Meaning existential Politics Qualitative research Theology Philosophy |
| Key finding | Post-NDE spiritual transformation encompasses changes in views on life and death, life priorities, social life, and increased spiritual sensitivity and intuition. |
Abstract
Near Death Experience (NDE) merupakan fenomena psikologis yang melibatkan unsur transendental saat individu berada pada ambang kematian. Berbagai penelitian telah mengkaji fenomena NDE, namun sebagian besar masih berfokus pada aspek neurobiologis, sehingga cenderung mengabaikan perubahan eksistensial subjektif yang dialami individu pasca-NDE. Dalam konteks budaya Indonesia, mati suri menjadi fenomena yang relevan serta menunjukan keserupaan dengan NDE. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji transformasi spiritual yang dialami individu pasca-NDE. Pencarian literatur dilakukan melalui berbagai database akademik terindeks dengan mengacu pada kriteria inklusi dan ekslusi yang telah ditentukan sebelumnya. Proses seleksi menghasilkan 12 artikel yang relevan untuk dikaji dalam tinjauan literatur ini. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi spiritual pasca-NDE mencakup beberapa domain, meliputi perubahan pandangan pada kehidupan dan kematian, pergeseran prioritas hidup, perubahan dalam kehidupan sosial, serta peningkatan sensitivitas spiritual dan intuisi. Tinjauan literatur ini menegaskan bahwa fenomena NDE bukan sekedar fenomena biologis saja, tetapi juga bentuk transformasi spiritual yang eksistensial.